Menilik Sistem Pendidikan Korea Selatan, Salah Satu Yang Terbaik Di Dunia

Menilik Sistem Pendidikan Korea Selatan
Ilustrasi Pixabay/Klimkin


Korea Selatan termasuk salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia dan telah memberikan hasil akademik diatas rata-rata dalam bidang matematika, sains, dan membaca. Padahal setelah Perang Korea, sebagian besar warga Korea buta huruf.

Pendidikan dianggap sebagai cara terbaik untuk keluar dari kesengsaraan ekonomi, karenanya pendidikan memiliki prioritas tinggi bagi warga Korea Selatan. Korea Selatan merombak sekolah mereka dan berkomitmen pada sistem dengan kesempatan yang sama untuk mendidik setiap anak, seperti yang dilakukan orang Finlandia.

Mereka membuat sistem dimana semua anak, terlepas dari di mana mereka tinggal atau berapa banyak uang yang mereka miliki, mendapat akses ke pendidikan dasar yang hebat. Orang Korea menghargai pendidikan dan bersedia melakukan pengorbanan yang signifikan untuk memastikan bahwa anak-anak mereka diberi kesempatan belajar terbaik yang tersedia.


Sistem Pendidikan Di Korea Selatan


☆ Taman Kanak-Kanak

Ditawarkan sejak usia tiga tahun, namun sifatnya optional. Sistem pendidikan wajib dimulai sejak usia lima atau enam. Pada tahap ini, pemerintah akan memberikan bantuan untuk keluarga dengan penghasilan rendah.


☆ Sekolah Dasar (Chodeung Haggyo)

Dimulai sejak usia 5-6 tahun, tergantung dengan kemampuan anak. Sifatnya wajib selama enam tahun dan gratis. Untuk bersekolah, anak harus memiliki beberapa vaksinasi, yang ditawarkan gratis di pusat-pusat medis.

Kurikulum utama terdiri dari sembilan mata pelajaran utama, yaitu: pendidikan moral, bahasa Korea, studi sosial, matematika, sains, pendidikan jasmani, musik, seni rupa, dan seni praktis. Pengajaran bahasa Inggris dimulai di kelas tiga, dan diajarkan satu atau dua jam seminggu untuk semua siswa.


☆ Sekolah Menengah (Jung Haggyo)

Sekolah menengah dimulai ketika siswa berusia sekitar 12 tahun dan berlangsung selama tiga tahun. Sekolah menengah gratis dan mencakup mata pelajaran wajib dan pilihan.

Kurikulum pada tahap ini cukup luas, terdiri dari 12 mata pelajaran dasar atau wajib, pilihan, dan kegiatan ekstrakurikuler. Ada juga kelas 'Pendidikan Moral'. Pada tahap ini sekolah mulai intensif, dengan lebih banyak tekanan pada anak-anak untuk mendapatkan nilai bagus. Hal ini untuk memastikan bahwa mereka dapat masuk ke salah satu sekolah yang lebih bergengsi.


☆ Sekolah Menengah Lanjutan (Godeung Haggyo)

Ada beberapa pilihan berbeda untuk pendidikan menengah di Korea Selatan. Siswa dapat memilih untuk pergi ke sekolah dengan spesialisasi khusus, misalnya bahasa asing, seni atau musik. Namun, mereka akan menghadapi persaingan yang ketat untuk lulus tes. Kalau tidak, ada juga sekolah umum, di mana penerimaan diatur sesuai dengan alamat rumah siswa.

Tingkat pendidikan ini dimulai dari sekitar usia 15-18 tahun. Pada tahap ini, pendidikan harus dibayar oleh orang tua, namun ada beberapa keringanan untuk keluarga berpenghasilan rendah. Biaya yang dibayar pun sudah mencakup makanan sekolah. Tingkat penerimaannya terbilang tinggi, padahal sebenarnya tidak dianggap wajib di Korea Selatan.



Apa Yang Bisa Kita Pelajari Dari Korea Selatan

Tidak seperti siswa sekolah di negara lain yang memiliki lebih sedikit pekerjaan rumah, hari sekolah pendek, dan banyak waktu bermain, siswa Korea Selatan belajar tanpa henti. Bahkan, mereka belajar lebih banyak daripada anak-anak di negara lain di dunia.

Di Korea Selatan, pendidikan sangat didorong oleh ujian. Ada ujian masuk besar-besaran untuk masuk ke sekolah menengah dan perguruan tinggi. Hal ini menyebabkan tekanan yang sangat besar, tetapi murid-murid mereka adalah yang terbaik di dunia.

Ada beberapa hal hebat yang patut kita tiru dari sistem pendidikan di Korea Selatan ini, diantaranya.

1. Orang tua

Secara budaya, orang tua Korea Selatan sangat berinvestasi dalam pendidikan. Mereka menghabiskan hampir 25% dari pendapatan mereka untuk pendidikan, bimbingan belajar dan materi pendidikan tambahan. Dan kebanyakan orang tua akan mengirim anak-anak mereka ke sekolah swasta tambahan selain menghadiri sekolah reguler mereka.

Siswa-siswa Korea Selatan biasanya pergi ke sekolah dari pukul delapan pagi hingga pukul lima malam. Kemudian dilanjutkan ke Hagwons (sekolah swasta untuk kelas tambahan) dari pukul lima hingga pukul sepuluh malam.


2. Guru

Guru di Korea Selatan merupakan faktor lain dalam keberhasilan siswa. Mereka sangat berdedikasi untuk pekerjaan mereka dan melakukan lebih dari apa yang diharapkan dari mereka.

Budaya Korea memberi guru wewenang yang sama dengan orang tua dan memberi mereka tanggung jawab yang lebih besar untuk perkembangan moral dan akademik anak-anak. Guru wali kelas menawarkan konseling, membantu siswa dengan aplikasi perguruan tinggi, dan memelihara kontak dengan orang tua. Karenanya, para guru di Korea Selatan memiliki status sosial yang tinggi dan dibayar dengan sangat baik.


3. Kementerian Pendidikan Korea

Kementerian Pendidikan Korea bekerja keras untuk memastikan semua sekolah di negara mereka juga unggul. Pada tahun 2008, mereka membuat perubahan-perubahan untuk memperkecil kesenjangan antara anak-anak yang bersekolah di perkotaan dengan anak-anak yang bersekolah di pedesaan. Mereka menawarkan dukungan keuangan kepada semua siswa sekolah menengah, membuka lebih banyak sekolah di daerah pedesaan, dan memberikan komputer bersubsidi.


4. Teknologi

Korea Selatan sangat paham akan manfaat teknologi untuk meningkatkan sekolah mereka. Setiap sekolah di Korea Selatan memiliki fasilitas yang sangat lengkap, internet berkecepatan tinggi dan juga buku teks digital. Hal ini untuk memudahkan siswa mengakses pelajaran, terutama bagi siswa berpenghasilan rendah.

Kementerian Pendidikan juga menciptakan Cyber Home Learning System, sebuah program online yang dirancang untuk membantu anak-anak dengan pembelajaran setelah sekolah.



Nah, sekarang kalian sudah tahu kan tentang sistem pendidikan di Negeri Ginseng ini. Bagaimana menurut kalian, apakah berbeda dengan sistem pendidikan di negara kalian? Apa pun itu, yang terpenting adalah kemauan untuk belajar dan pantang menyerah. Keep Fighting !



Referensi:
https://asiasociety.org/education/south-korean-education
https://transferwise.com/gb/blog/south-korean-education-overview
https://www.quipper.com/id/blog/tips-trick/school-life/sistem-pendidikan-di-korea-selatan/


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel